Friday, December 30, 2016

(Dorama) Last Cinderella


Romaji: Rasuto Shinderera
Japanese: ラスト シンデレラ
Director: Ryo Tanaka, Shin Hirano
Writer: Mayumi Nakatani
Network: Fuji TV
Episodes: 11
Release Date: April 11 - June 20, 2013
Genre: Romantic Comedy

Casts:
Haruma Miura as Hiroto Saeki
Ryoko Shinohara as Sakura Tohyama
Naohito Fujiki as Rintaro Tachibana
Nanao as Chiyoko Ohgami

Nama besar Haruma Miura disini terus terang yang membuat saya tertarik untuk menonton dorama Josei ini, apalagi melihat klip fanmade yang menunjukkan adegan sedikit hot antara Miura dan Ryoko... Weits... Beneran ada adegan begitunya? Hmmm... Jarang-jarang dorama ada adegan kiss yang hot, biasanya sih cuma sekedar tempel bibir doang hahaha... Tapi ketika menonton, saya kok jadi kurang simpati pada Miura ya...

Sakura Tohyama adalah gadis nyaris 40 tahun yang bekerja di sebuah salon. Meski bekerja di dunia kecantikan, penampilan Sakura ini jauh dari kesan cantik. She's genuinely beautiful sebenarnya, tapi melihat  gaya berpakaian dan dandannya berasa ia bekerja di pabrik wkwkwkwk... Di umur yang begitu tinggi, ia hidup sendiri tanpa kencan, ditemani sahabat-sahabatnya yang telah berkeluarga.


Rintaro Tachibana adalah manager baru di salon tempat Sakura bekerja. Kedatangannya disambut sinis oleh Sakura karena sebenarnya ia mengincar posisi manager. Meski sebelumnya mereka telah mengenal satu sama lain, bahkan jauh mereka bekerjasama, mereka berdua ini mirip kucing dan anjing. Dimana ada mereka berdua ada, keributan tak bisa dihindari. Tanpa pernah disadari, Rintaro ternyata menyimpan perasaan pada Sakura.

 Klip 'bocoran' betapa hebohnya mereka berdua jika bertemu, tapi manis :D

Satu hari, Sakura bertemu dengan Hiroto di sebuah rumah minum-minum. Sakura yang mabuk berat tambah melayang ketika heel sepatunya patah, ia dibantu oleh cowok muda cwakep dan mengatakan bahwa ia adalah Cinderella-nya. Pagi hari, begitu bangun, ia tersadar berada di sebuah kamar bersama si cowok cwakep itu. Setengah telanjang pula. Demikian juga si cowok yang juga telanjang dada. Apakah mereka sudah...?


Sakura kembali bekerja seperti biasa, bertengkar dengan Rintaro seperti hari-hari lain. Yang menjadikannya berbeda adalah ketika ia pulang, si cowok muda itu tengah menunggunya. Bahkan terang-terangan mengatakan ia ingin berhubungan serius dengan Sakura. Siapa yang bisa menolak pesona Hiroto-kun ini coba? Tapi Sakura menolaknya.

Tak mau menyerah, Hiroto terus-terusan meyakinkan Sakura bahwa ia serius, bahwa perbedaan usia 15 tahun diantara mereka tak menjadi soal baginya, bahwa karirnya sebagai atlit sepeda BMX hanya sementara dan ia akan serius bekerja. Duuhhh... Klepek-klepek dong si Sakura ini. Sayang, satu kebenaran terungkap akan motif PDKT Hiroto ini pada Sakura, dan hubungan mereka berakhir.

Serius mereka berakhir unhappy ending?

Errrrrrrrr.... Kalo mau spoiler, silakan teruskan membaca komentar saya di bawah.

Komentar (spoiler alert)

Sebenarnya saya menonton dorama ini demi menonton Haruma Miura yang berperan sebagai cowok agak berandal dengan rambut awut-awutan tapi kawaiiii. Sayangnya, selama menonton saya justru berkhianat memilih Rintaro yang at the end saya harapkan bersanding dengan Sakura. Rintaro jauh memahami Sakura, for better and worse. Hiroto mungkin bisa jadi selingan manis dalam kehidupan Sakura. Sifat Sakura yang periang bisa mengimbangi sifat serius Rintaro yang kadang terlalu disiplin. Sedangkan Hiroto sebenarnya kalo diliat dari latar belakang keluarganya, sifat periang Sakura bisa jadi penyeimbang juga. Hingga hampir akhir dorama pun, masih ada kemungkinan Sakura bersanding dengan Rintaro atau Hiroto. Sayangnya, saya sudah terlanjur melihat komentar-komentar para penonton dorama ini di situs Asianwiki. Bahkan ketika dorama ini tayang, sempat tersebar voting para penonton kepada siapa Sakura bakal beranding di akhir kisah.


Selain lika-liku kisah Sakura, yang tak kalah menarik adalah kisah para sahabat Sakura: Miki Takeuchi dan Shima Hasegawa. Konflik rumah tangga Miki dengan adanya wanita lain dari suaminya hingga mertua yang rewel. Buat penonton yang sudah berumah tangga, mungkin bisa merasakan pahitnya kehidupan Miki. Demikian juga dengan Shima, yang setelah bercerai sibuk mencari kepuasan seksual di luar, tapi berasa kosong di hatinya. Tapi, saya sukaaa dengan penyelesaian konflik mereka di akhir.

Konflik keluarga Hiroto juga menjadi bumbu disini. Sebenarnya konflik yang sangaaaat standar. Anak lelaki di keluarga yang wajib meneruskan bisnis keluarga. Apa ada yang lain? hehehe... Chiyoko, sebagai adik tiri Hiroto juga punya drama sendiri. Secara pribadi, saya kurang suka dengan pemainnya, Nanao. Pertama saya melihat aktris menor ini di dorama detektif koplak, The Mysterious Thief Yamaneko. Sebagai polisi, ia terlalu banyak memakai make up. Apalagi di dorama yang bukan polisi. Saya tambah kesal dengan perannya yang masih begitu-begitu saja, pengganggu hubungan asmara orang. Sebut saja mulai dari April Fools, A Girl and 3 Sweethearts, dan entah apalagi. Secara tak sadar, tiap kali saya melihat deretan pemain satu dorama, dan ketika saya meliuhat namanya, otomatis saya bakal mengeluh, lhhhaaahh....kok ada Nanao lagiii... Huh... So sorry buat penggemar Nanao yaaa...

Overall, cerita Last Cinderella ini sangaat standar, buat romance-nya, buat isu keluargnya juga, saya justru suka friendship antara Sakura- Rintaro. Hubungan platonis yang mereka lalui selama bertahun-tahun sangat manis. Mereka selalu saling dukung ketika mereka memiliki masalah. Saya bahkan mengangankan mempunyai sahabat lawan jenis dengan pengertian yang demikian dalam. Tsaaaahh...

Rating cerita **^
Akting pemain ***

No comments:

Post a Comment